JAKARTA, WARTAINDONESIA.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan keduanya menjadi bagian dari perombakan jajaran Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Dengan masuknya Luky dan Nurkholisoh, Kementerian Keuangan kini memiliki tiga wakil menteri yang mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Satu posisi Wamenkeu sebelumnya telah dijabat Juda Agung. Dengan demikian, formasi pimpinan Kementerian Keuangan saat ini terdiri atas Menteri Keuangan Suahasil Nazara dengan tiga wakil menteri, yakni Juda Agung, Luky Alfirman, dan Nurkholisoh Ibnu Aman.
Pelantikan menteri dan wakil menteri tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik. Mereka berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan, menjunjung etika jabatan, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Luky Alfirman Kembali ke Kementerian Keuangan
Luky Alfirman bukan nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia tercatat memulai karier di kementerian tersebut sejak 1 Maret 1995 dan telah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Sejumlah posisi yang pernah diembannya antara lain Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, serta Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara.
Luky juga pernah menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko serta Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.
Wamenkeu Juda Agung menyambut positif kembalinya Luky ke lingkungan Kementerian Keuangan. Menurut Juda, pengalaman panjang Luky membuatnya memahami berbagai bidang strategis di kementerian tersebut, mulai dari anggaran, perimbangan keuangan, hingga kebijakan ekonomi dan fiskal.
Nurkholisoh Ibnu Aman Berlatar Ekonom dan Peneliti BI
Sementara itu, Nurkholisoh Ibnu Aman memiliki latar belakang sebagai ekonom dan peneliti.
Sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh dikenal sebagai peneliti senior di Bank Indonesia. Ia juga pernah menjadi ekonom senior di bank sentral dan memiliki pengalaman di sektor konsultasi profesional.
Nurkholisoh tercatat pernah menjadi peneliti doktoral di University of Edinburgh Business School serta Senior Associate di Ernst & Young.
Ia juga memiliki rekam jejak pendidikan yang panjang. Nurkholisoh sebelumnya mengungkapkan memiliki sejumlah gelar pendidikan tinggi yang diperoleh dari berbagai perguruan tinggi.
Kemenkeu Kini Punya Tiga Wakil Menteri
Penambahan dua Wamenkeu membuat struktur pimpinan Kementerian Keuangan semakin besar. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pekerjaan dan tanggung jawab Kementerian Keuangan memiliki cakupan yang sangat luas sehingga membutuhkan penguatan jajaran pimpinan.
Kementerian Keuangan memegang sejumlah fungsi strategis pemerintah, mulai dari penyusunan dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penerimaan perpajakan dan kepabeanan, pengelolaan pembiayaan dan utang negara, hingga kebijakan fiskal.
Pelantikan Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman berlangsung bersamaan dengan pelantikan sejumlah menteri dan wakil menteri lain dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026.



Komentar