JAKARTA, WARTAINDONESIA.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri sejak Januari 2021. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Pelantikan Kapolri dan Wakapolri tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri. Kedua Keppres ditetapkan pada 1 Oktober 2026.
Dalam prosesi pelantikan, Suyudi mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
Usai dilantik, Suyudi menegaskan sejumlah prioritas yang akan dijalankan dalam memimpin Korps Bhayangkara. Fokus tersebut antara lain penguatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.
Suyudi mengatakan langkah awal kepemimpinannya akan diawali dengan konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya.
Program yang dinilai berjalan baik akan diteruskan, sementara sejumlah hal yang masih membutuhkan pembenahan akan dievaluasi dan diperbaiki.
Karier Panjang Suyudi Ario Seto
Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia memiliki pengalaman panjang terutama di bidang reserse dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri.
Dalam perjalanan kariernya, Suyudi pernah bertugas sebagai Kapolsek Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Kariernya kemudian berlanjut pada sejumlah jabatan tingkat tinggi, termasuk Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten. Sebelum ditunjuk menjadi Kapolri, Suyudi juga dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pelantikan tersebut sekaligus membuat Suyudi menyandang pangkat Jenderal Polisi dan memulai periode baru kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Polri memasuki fase konsolidasi di bawah Suyudi Ario Seto dengan agenda yang telah disampaikan mencakup penguatan pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum, serta evaluasi dan pembenahan internal kepolisian.
Editor: Adam NW



Komentar