Daerah
Beranda / Daerah / Patroli Gabungan di Trisakti Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai

Patroli Gabungan di Trisakti Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai

Petugas gabungan mengamankan rokok diduga ilegal di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
Rokok yang diduga tidak dilengkapi pita cukai diperlihatkan petugas usai patroli gabungan Bea Cukai Kanwil Kalimantan Bagian Selatan dan Denpom VI/2 Banjarmasin di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Rabu (7/10/2026). Foto: Istimewa/Dok. Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan.

BANJARMASIN, WARTAINDONESIA.CO.ID – Bea Cukai Kanwil Kalimantan Bagian Selatan (Kalbagsel) bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/2 Banjarmasin menemukan sejumlah rokok yang diduga ilegal saat patroli bersama di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (7/10/2026) pagi.

Barang tersebut ditemukan di dalam sebuah truk berwarna merah dengan pelat nomor kendaraan wilayah Semarang sekitar pukul 07.30 WITA.

Dalam pemeriksaan awal, petugas mendapati sejumlah rokok yang diduga tidak dilengkapi pita cukai. Beberapa merek yang ditemukan di antaranya Marboll dan Comell.

Barang kemudian diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan dan pendataan oleh petugas.

PS dari Kanwil Bea Cukai Kalbagsel membenarkan penindakan tersebut. Ia mengatakan, jumlah keseluruhan barang yang diamankan masih dalam proses penghitungan.

GEPAK Kalsel Desak Void Tambang Dimanfaatkan untuk Tata Air Jangka Panjang

“Barang sudah kami amankan. Untuk jumlahnya saat ini masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” ujar PS di Banjarmasin, Rabu (7/10/2026).

Menurut PS, rokok tersebut diketahui berasal dari Surabaya dan dibawa menggunakan truk sebelum ditemukan dalam patroli di kawasan Pelabuhan Trisakti.

“Barang tersebut asalnya dari Surabaya. Penangkapannya tadi sekitar pukul 07.30 pagi,” katanya.

Pengemudi Truk Dicari Petugas

Petugas hingga kini juga masih menelusuri keberadaan pengemudi kendaraan yang membawa muatan tersebut.

Saat pemeriksaan berlangsung, sopir tidak ditemukan berada di sekitar truk.

Lebih Dekat dengan Remon Bhima Persadha, Ketua GEPAK Tabalong dan Anggota DPRD

“Tadi sopirnya menghilang, entah ke mana. Saat ini masih kami cari,” ungkap PS.

Pencarian terhadap pengemudi diperlukan untuk mendalami asal-usul barang sekaligus mengetahui jalur distribusi rokok tersebut.

PS menyebut penindakan dilakukan dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dalam penindakan ini kami bekerja sama dengan Denpom VI/2 Banjarmasin. Sinergi seperti ini penting untuk mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal,” tegasnya.

Rokok tanpa pita cukai atau yang tidak memenuhi ketentuan cukai berpotensi menimbulkan kerugian terhadap penerimaan negara. Peredarannya juga dapat menciptakan persaingan yang tidak seimbang dengan produk yang telah memenuhi kewajiban cukai.

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Apa Tugas dan Perannya?

GEPAK Kalsel Dorong Pengawasan Berkelanjutan

Ketua Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kalimantan Selatan, H. Junaidi, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Kanwil Kalbagsel dan Denpom VI/2 Banjarmasin atas kegiatan tersebut.

“Selamat dan apresiasi kepada Bea Cukai Kanwil Kalbagsel bersama Denpom VI/2 Banjarmasin atas patroli dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Junaidi, Rabu (7/10/2026).

Menurut dia, pengawasan terhadap rokok ilegal perlu dilakukan secara berkelanjutan karena berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan dan penerimaan negara dari sektor cukai.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dua instansi tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan aset dan penerimaan pajak negara sekaligus menjaga agar peredaran barang kena cukai tetap sesuai ketentuan,” katanya.

Junaidi berharap koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar Kalimantan Selatan tidak menjadi jalur maupun pasar bagi distribusi barang ilegal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Jangan sampai Kalimantan Selatan menjadi pasar yang mudah dimasuki barang-barang ilegal,” pungkasnya.

Bea Cukai hingga Rabu masih melakukan pemeriksaan terhadap barang yang diamankan untuk memastikan jumlah dan status hukumnya.

Sementara itu, penelusuran terhadap pengemudi truk masih dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penindakan tersebut.

Editor: Adam NW 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *