Nasional Politik
Beranda / Politik / Peran Baru Bakom RI Dalam Komunikasi Pemerintah

Peran Baru Bakom RI Dalam Komunikasi Pemerintah

Syahganda Nainggolan memberikan keterangan usai dilantik sebagai Kepala Bakom RI
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, memberikan keterangan kepada wartawan usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Foto: BPMI Sekretariat Presiden.

JAKARTA, WARTAINDONESIA.CO.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang baru dilantik, Syahganda Nainggolan, menyiapkan penguatan peran lembaganya dalam menyampaikan pemikiran, kebijakan, dan program Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.

Syahganda mengatakan Presiden Prabowo memberi arahan agar komunikasi pemerintah tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk memperkuat persatuan nasional.

“Arahan Presiden yang disampaikan beliau itu adalah bagaimana caranya komunikasi ini menjadi alat persatuan nasional,” kata Syahganda seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026, sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Menurut Syahganda, arahan tersebut akan menjadi salah satu fokus utama Bakom dalam menjalankan tugas ke depan.

Ia menyebut komunikasi pemerintah harus mampu menjelaskan tidak hanya program yang sedang dijalankan, tetapi juga pemikiran dan arah kebijakan Presiden kepada masyarakat secara luas.

Kasus Influenza Meningkat, Kemenkes Minta Tetap Waspada

Keterangan tersebut juga dimuat dalam siaran pers resmi Presiden RI pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Kombinasikan Komunikasi dan AI

Syahganda juga menyampaikan rencana memadukan strategi komunikasi pemerintah dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurut dia, teknologi dapat membantu pemerintah menyampaikan gagasan dan kebijakan secara lebih efektif di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Dalam keterangannya yang dilansir ANTARA, Syahganda mengatakan salah satu tantangan terbesar komunikasi pemerintah adalah bagaimana menyampaikan pemikiran Presiden kepada publik secara utuh.

“Karena yang paling susah ditangkap oleh rakyat itu adalah pikiran Presiden,” kata Syahganda.

Kemenhub perkuat regulasi keselamatan penerbangan

Ia menilai pemanfaatan teknologi dan AI dapat membantu mengolah serta menyebarkan pesan pemerintah melalui format yang lebih mudah dipahami masyarakat.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk menyesuaikan komunikasi pemerintah dengan perkembangan algoritma digital, media sosial, dan pola distribusi informasi yang semakin cepat.

Dilantik Bersama Wakil Kepala Bakom

Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Pengangkatan keduanya didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden memandu pengucapan sumpah jabatan yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Syahganda menggantikan Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom RI. Qodari kemudian mendapat penugasan baru sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Fokus pada Transparansi dan Inklusivitas

Syahganda mengatakan seluruh jajaran Bakom akan diarahkan untuk memastikan pesan-pesan pembangunan dan gagasan pemerintah dapat tersampaikan secara transparan dan inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah ingin komunikasi tidak berhenti pada penyampaian informasi satu arah, tetapi juga mampu menjelaskan dasar pemikiran kebijakan dan membangun pemahaman publik.

Presiden Prabowo dalam arahannya juga menekankan pentingnya komunikasi pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan nasional.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Bakom RI akan menghadapi tantangan komunikasi yang semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi digital, media sosial, penggunaan AI, serta semakin cepatnya penyebaran informasi di masyarakat.

Editor: Adam NW 

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *