JAKARTA, WARTAINDONESIA.CO.ID – Hari Hewan Sedunia atau World Animal Day diperingati pada Minggu, 4 Oktober 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “See the World Through Their Eyes” atau “Melihat Dunia dari Sudut Pandang Mereka”.
Tema tersebut diumumkan oleh penyelenggara World Animal Day pada 19 Maret 2026 setelah menerima ratusan usulan dari berbagai negara. Tema 2026 diajukan oleh Zoe dari Inggris.
Melalui tema itu, masyarakat diajak melihat dampak perubahan iklim, aktivitas manusia, pembangunan, serta berbagai keputusan manusia dari sudut pandang hewan.
World Animal Day menekankan bahwa perubahan lingkungan tidak hanya memengaruhi manusia, tetapi juga kehidupan satwa di darat, laut, dan udara.
Dorong Perspektif yang Lebih Ramah Hewan
Dalam keterangan resminya, World Animal Day menyebut manusia sering mengambil keputusan berdasarkan kepentingan manusia semata.
Tema “See the World Through Their Eyes” mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan bagaimana perubahan lingkungan, hilangnya habitat, polusi, maupun aktivitas ekonomi memengaruhi kehidupan hewan.
Penyelenggara juga menyoroti pentingnya melihat hubungan antara kesejahteraan hewan dan keberlanjutan ekosistem secara lebih luas.
Tema visual World Animal Day 2026 turut mengangkat kehidupan laut. Desain kampanye tahun ini menggambarkan ekosistem bawah laut melalui perspektif berbagai satwa, termasuk ikan, penyu, lumba-lumba, dugong, pari manta, gurita, hingga paus sperma.
Diperingati Setiap 4 Oktober
World Animal Day diperingati setiap 4 Oktober dan ditujukan untuk meningkatkan status serta standar kesejahteraan hewan di seluruh dunia.
Menurut World Animal Day, peringatan ini menjadi momentum bagi organisasi, sekolah, komunitas, perusahaan, dan individu untuk meningkatkan kesadaran terhadap perlakuan terhadap hewan.
Tanggal 4 Oktober dipilih karena bertepatan dengan hari peringatan Santo Fransiskus dari Assisi, yang dikenal sebagai santo pelindung hewan dalam tradisi Katolik.
Peringatan World Animal Day juga menjadi ruang kampanye global untuk menolak kekejaman, penelantaran, dan perlakuan tidak adil terhadap hewan.
Gerakan Global untuk Kesejahteraan Hewan
World Animal Day menyebut gerakan tersebut bertujuan menyatukan berbagai kelompok yang bergerak di bidang kesejahteraan hewan agar memiliki dampak yang lebih luas.
Melalui kegiatan di berbagai negara, organisasi dan komunitas didorong untuk menggelar edukasi, kampanye, kegiatan adopsi, pelayanan kesehatan hewan, hingga aksi perlindungan satwa.
Pada peringatan 2025, kampanye World Animal Day disebut menjangkau lebih dari 59 juta orang melalui media sosial. Tahun tersebut juga menandai peringatan 100 tahun World Animal Day.
Tahun ini, berbagai kegiatan kembali digelar di sejumlah negara pada 4 Oktober, mulai dari kampanye kesejahteraan hewan, kegiatan edukasi, hingga acara yang mempertemukan pemilik hewan dan komunitas pecinta satwa.
Bisa Diperingati dengan Langkah Sederhana
Masyarakat tidak harus mengikuti acara besar untuk ikut memperingati Hari Hewan Sedunia.
World Animal Day mendorong masyarakat melakukan tindakan sederhana, seperti memperlakukan hewan dengan lebih baik, mendukung penampungan hewan, membantu satwa terlantar, menjaga habitat, mengurangi aktivitas yang merusak lingkungan, serta meningkatkan kesadaran mengenai kesejahteraan hewan.
Bagi pemilik hewan, momentum ini juga dapat digunakan untuk memastikan kebutuhan dasar hewan terpenuhi, mulai dari makanan, tempat tinggal, kesehatan, hingga perlakuan yang layak.
Peringatan Hari Hewan Sedunia pada 4 Oktober 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan hewan berkaitan erat dengan cara manusia mengelola lingkungan dan ekosistem tempat hidup bersama.



Komentar