Warta Indonesia
No Result
View All Result
Kamis, 12 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Viral Duluan, Negeri Di Atas Awan Lebak Minim Fasilitas Penunjang

Warta Indonesia
Senin, 23 September 2019
-- Nasional, Pariwisata
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

NALURI.ID Membludaknya wisatawan ke kawasan wisata Gunung Luhur atau lebih dikenal Negeri Di Atas Awan di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Lebak mengharuskan pemprov dan dan pemkab untuk berbenah.

Masih minimnya fasilitas penunjang membuat wahana yang viral lewat medsos ini terlihat berbahaya buat pelancong. Pemprov Banten bersama dengan Pemkab Lebak dan PT Perhutani diminta segara untuk duduk bersama mencari jalan keluar.

Demikian disampaikan Ketua Sementara DPRD Banten, Andra Soni, Senin, (23/9).

Sebelumnya, pada Sabtu dan Minggu (21-22/9) kemarin, ribuan wisatawan berbagai daerah mendatangi lokasi Negeri Diatas Awan. Akibatnya, kemacetan kendaraan roda dua dan empat memanjang hingga 7 kilometer.

Tak sedikit pengunjung yang mengeluhkan penanganan dan pengaturan lalu lintas menuju destinasi wisata baru tersebut.

“Katanya Negeri di Atas Awan. Ini mah bukan di Negeri Awan, tapi di Negeri Debu. Janganlah kemarin-mari lagi. Kapok aing-kapok aing,” kata salah satu wisatawan melalui unggahannya di media sosial.

Menanggapi itu semua, Andra Soni berharap pemerintah dan PT Perhutani secepatnya membuat rencana penataan secara komperensif infrastruktur menuju ke Wisata Negeri Diatas Awan.

“Ada dua hal yang saya lihat sisi positifnya, masyarakat Banten punya destinasi wisata untuk berakhir pekan, dan ini juga menjadi daya tarik masyarakat diluar Banten untuk datang ke Banten,” katanya.

Selanjutnya, pemerintah dan dinas terkait harus segera melakukan penataan kawasan destinasi yang saat ini sangat dikenal dan menjadi pembicaraan masyarakat, terutama sisi keamanan dan kenyaman.

“Kalau ini ditangani maksimal akan mendatangkan potensi pendapatan daerah. Pemkab (Lebak) PT Perhutani dan pemprov harus segera berkolabari. Agar tidak semrawut. Harus ada mekanisme sesuai kewenanganya,” ujarnya.

Dari sisi keamanan, dan kenyamanan, karena Negeri Diatas Awan berada didataran tinggi dan tebing, maka pemerintah juga harus memikirkan hal tersebut.

“Dibuat senyaman mungkin, sehingga pengunjung dan wisatawan tidak ragu untuk berlibur disana,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Cilegon, Hera mengaku penasaran dengan lokasi wisata Negeri Diatas Awan di Kabupaten Lebak tersebut.

“Kalau saya nonton di Youtube pengen sekali datang kesana. Tapi katan teman-teman, jalannya masih tanah, sehingga kalau musim kemarau seperti sekarang ini, banyak debu. Dan kalau nanti musim hujan pasti berlumpur,” ungkapnya.

Selain itu, dari berbagai unggahan di media sosial, Hera mengkawatirkan akan adanya longsor menuju kawasan Negeri Diatas Awan.

“Kalau saya lihat kanan kirinya tebing curam, dan gunung disisijalan gundul, tidak ada pephonnan, kalau tidak dibenahi, khawatir akan longsor,” ujarnya. [nlr]

Tags: Bantenlebakminim penunjangNegeri di atas awan

Previous Post

Karhutla Bikin Asap Makin Parah, Pemkot Jambi Liburkan PNS Hamil

Next Post

Terusir Speedway

BeritaTerkait

Nasional

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Nasional

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Load More
Next Post

Terusir Speedway

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Cak Udin Instruksi Kader PKB Turun Melayani Jemaah

Silaturahim Perdana Ketua DPW PKB Aceh ke Sesepuh Partai di Subulussalam Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Populer

  • MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Spesifikasi HP Oppo, Menonjolkan Triple Camera Dan Layar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Drs. Ahmad Fauzi, dari Pesantren ke Parlemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist