Warta Indonesia
No Result
View All Result
Kamis, 19 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Wapres Harapkan Ekonomi Syariah Terus Berkembang di Tengah Dinamika Global

Wartaindonesia.co.id
Jumat, 4 Oktober 2024
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta, – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menegaskan, bahwa ekonomi syariah telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam lima tahun terakhir, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan ekonomi syariah bukan hanya alternatif, melainkan arus baru yang dapat berjalan beriringan dengan ekonomi konvensional dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Pencapaian ini tidaklah muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari komitmen kuat, dedikasi, kerja keras, dan kerja cerdas kita semua,” ujar Wapres saat memberikan pengarahan pada Rapat Pleno KNEKS 2024 dan Pembukaan Rapat Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Jl. Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat, Jumat (04/10/2024).

Meskipun demikian, Wapres yang akan mengakhiri masa tugasnya pada Oktober ini mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat puas diri KNEKS dan seluruh pihak yang terkait lainnya. Sehingga, ia menekankan agar ekonomi syariah ke depan terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global.

“Ke depan, ekonomi dan keuangan syariah harus terus memperbesar kontribusinya dalam perekonomian nasional, beradaptasi lebih cepat, dan mampu merespons peluang di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wapres menjelaskan bahwa arah kebijakan pengembangan ekonomi syariah dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 diarahkan untuk memperkuat peran ekonomi syariah sebagai bagian dari transformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

“Fondasi transformasi ekonomi dan keuangan syariah ke depan ditujukan untuk mencapai produktivitas ekonomi, pemerataan pembangunan, stabilitas ekonomi, dan perlindungan sosial,” jelas Wapres.

Pada kesempatan ini, Wapres juga menegaskan pentingnya memanfaatkan evaluasi kinerja lima tahun terakhir sebagai rekomendasi perbaikan ke depan. Hal ini diperlukan untuk mencapai visi, misi, serta program strategis dalam mengoptimalkan kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional.

“Tugas berikutnya adalah bagaimana memanfaatkan hasil evaluasi kinerja 5 tahun sebagai rekomendasi perbaikan dan mewujudkan visi, misi, arah kebijakan, dan program strategis untuk mengoptimalisasi pencapaian indikator utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di masa mendatang,” urainya.

Oleh sebab itu, Wapres menekankan bahwa penguatan kelembagaan menjadi kunci keberhasilan ekonomi syariah di masa depan. Salah satu langkah strategisnya adalah transformasi KNEKS menjadi Badan Pengembangan Ekonomi Syariah.

“Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah, butuh komitmen bersama, dan kelembagaan yang kuat. Adanya inisiasi transformasi KNEKS menjadi Badan Pengembangan Ekonomi Syariah perlu didukung agar lembaga ini dapat bekerja optimal dan melahirkan terobosan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tutup Wapres.

Sebelumnya, Sekretaris KNEKS yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa peluang ekonomi syariah untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia masih sangat terbuka. Untuk itu, pengembangan ekonomi syariah harus terus didorong dan diarahkan sejalan dengan target-target pembangunan nasional yang telah ditetapkan.

“Sebagai instrumen fiskal, APBN memiliki peran krusial untuk mendukung upaya ini. Dalam RUU APBN 2025, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang optimis sebesar 5,2%, serta target-target pembangunan lainnya, membuka peluang besar bagi ekonomi syariah untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Menurut Sri Mulyani, indikator-indikator makro yang ditetapkan, seperti penurunan tingkat kemiskinan ke kisaran 7,0 – 8,0%, tingkat kemiskinan ekstrem pada 0%, tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 4,5 – 5,0%, serta penurunan tingkat ketimpangan atau gini ratio ke kisaran 0,379 – 0,382%, dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan ekonomi syariah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selain indikator tersebut, tentu pembangunan nasional ditujukan bagi tercapainya kemaslahatan dari seluruh masyarakat Indonesia dan umat, dan dalam hal ini kita perlu untuk terus menjaga momentum perbaikan ini,” imbuhnya.

Selama ini, tutur Sri Mulyani, APBN telah secara aktif mendorong pengembangan ekonomi syariah melalui alokasi anggaran di berbagai sektor. Antara lain, perluasan akses pembiayaan bagi UMKM melalui KUR Syariah dan UMi Syariah yang realisasinya mencapai Rp16,7 triliun dan Rp4,31 triliun per September 2024.

“Kami juga di dalam mengelola keuangan negara terus meningkatkan diversifikasi dan instrumen keuangan syariah, termasuk penerbitan surat berharga syariah negara atau sukuk negara yang secara akumulatif mencapai Rp2.808,66 triliun. Sehingga Indonesia dikenal di dunia sebagai salah satu negara yang telah berhasil menerbitkan sukuk green pertama sebagai emerging market,” papar Sri Mulyani.

“Secara akumulatif, outstanding dari sukuk negara mencapai Rp1.565,72 triliun dan instrumen sukuk telah menjadi katalisator utama dalam mendorong dan memperdalam sektor keuangan syariah, juga untuk mendukung pembiayaan infrastruktur berbasis syariah, serta memperkuat ekosistem dana sosial syariah,” tuturnya.

Kemudian untuk memperkuat kapasitas SDM yang mumpuni di sektor syariah, menurut Sri Mulyani, pemerintah juga memfasilitasi pemanfaatan beasiswa LPDP pada program studi ekonomi syariah, termasuk beasiswa afirmasi bagi santri, dengan harapan dapat melahirkan para pakar syariah yang mampu bersaing di tingkat global.

“Sesuai instruksi Bapak, supaya Indonesia menjadi pemegang saham ketiga terbesar dari Islamic Development Bank, kami sudah menunaikan amanat tersebut, kita sekarang sudah melompat dari ranking 12 shareholder menjadi ketiga terbesar. Kita bahkan di atas Uni Emirat Arab, Kuwait dan negara-negara lain. Sekarang tinggal diisi orangnya [dari Indonesia]. Saya berharap banyak dari Indonesia yang mampu meniti karir di lembaga internasional termasuk Islamic Development Bank, tidak hanya di level staff, tapi juga di manajemen atau top manajemennya,” harapnya.

Hadir pada acara ini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Ketua Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsyad Rasyid, segenap pengurus KNEKS, serta para Direktur KDEKS.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Kelembagaan Robikin Emhas, serta Staf Khusus Wapres Guntur Iwan Nefianto. (EP/AS-rls)

Tags: BeritaIndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalNewsPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma’ruf AminWarta

Previous Post

Jelang Purna Tugas, Wapres Didaulat Menjadi Khatib Jumat di Masjid Setwapres

Next Post

Pimpin Rapat Pleno KNEKS 2024, Wapres Paparkan Langkah Strategis Keberlanjutan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

BeritaTerkait

Nasional

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Nasional

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Load More
Next Post

Pimpin Rapat Pleno KNEKS 2024, Wapres Paparkan Langkah Strategis Keberlanjutan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Cak Udin Instruksi Kader PKB Turun Melayani Jemaah

Silaturahim Perdana Ketua DPW PKB Aceh ke Sesepuh Partai di Subulussalam Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Populer

  • Review Spesifikasi HP Oppo, Menonjolkan Triple Camera Dan Layar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IMX 2024 Bakal Hadirkan Mobil dan Tamu Petrolhead Kelas Internasional, Keiichi Tsuchiya Sampai Liberty Walk Japan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keren! Bareskrim Kini Punya Aplikasi E-Manajeman Penyidikan (E-MP)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Tahun 2045 Penduduk Indonesia Berjumlah 318 Juta Jiwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karang Tarua Jaksel Gelar Roadshow ke Kecamatan Kebayoran Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist