humas.polri.go.id (Babel) Para tahanan Polres Pangkalpinang rutin melaksanakan ibadah salat, membaca Al-Quran (mengaji) dan mendengar ceramah setiap kamis di dalam tahanan Polres Pangkalpinang.
Beberapa tahanan tampak terlihat sedang menunggu waktu salat Zuhur, adapula yang sedang duduk santai di dalam tahanan. Serta menerima kunjungan dari pihak kelaurga masing-masing.
Seperti halnya tahanan bernama Dika tersangka Curat (Pencurian dengan pemberatan), yang juga merupakan residivis merasa menyesal dengan apa yang dilakukan oleh dirinya.
Dengan mendengarkan cerama serta membaca Al-Quran dan salat yang dilakukan setiap hari. Dia merasa terenyuh, sehingga dia merasa menyesal, berniat untuk bertobat dan tidak melakukan pencurian atau tindakan kriminal lainnya.
“Saya ingin tobat dan merasa menyesal dengan apa yang dilakukan selama ini, berkat kawan kawan yang mengajar mengaji dan pihak kepolisian pun tidak melarang hal itu, untuk kebaikan kami juga, ” Kata Dika,Kamis (20/2/2020) di tahanan Polres Pangkalpinang.
Para tahanan yang ada di sini diberikan pembinaan oleh Kepolisian, seperti disuruh salat, membaca Al-Quran dan mendengarkan ceramah yang dilakukan oleh ustadz.
“Kami tidak dipaksa untuk melakukan yang baik baik, atas kesadaran sendiri dan di fasilitasi oleh bapak-bapak Polisi. Kami mengerjakan sholat lima waktu, ” ujar Dika.
Mereka (para tahanan) diperlakukan layaknya sebagai manusia, diperhatikan jika sakit di obati, serta bila ada keluarga para tahanan yang sakit mereka dipersilakan untuk menjenguk.
“Seperti kemarin ada yang sakit di obati, dan ada yang orang tuanya meninggal diizinkan oleh Kepolisian untuk menjenguk, ” kata dia.
Mereka selain mendengarkan ceramah, shalat dan mengaji, mereka kerap membaca yasin setiap selsai shalat magrib.
“Selepas magrib kami baca yasin, disini semuanya islam. Kami diperlakukan selayaknya manusia, ” ujarnya.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang mengatakan sebanyak 48 tahanan yang ada di Polres Pangkalpinang ini, semuanya berikan pembinaan rohani, dipersilakan untuk salat untuk muslim dan kristen dipersiapkan untuk berdoa.
Kata Kabag Ops , kalau orang islam salat lima waktu dan kristen berdoa, serta agama yang lainnya. Di tahan ini pihaknya juga menyediakan buku yasin untuk dibaca mereka.
“Kami juga siapkan yasin dan ngaji. Dan kami berikan arahan juga, pembinaan seperti siraman rohani,” kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (20/2/2020) di Polres Pangkalpinang.
Kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang ini, pihaknya juga menyampaikan kepada mereka (tahanan) supaya jangan mengulangi kembali apa yang dilakukan mereka.
Kompol Jadiman juga berpesan terhadap tahanan agar segera bertobat dan jadilah orang baik.
“Kalau bisa keluar dari sini bertobatlah,” ujar Kompol Jadiman Sihotang.
Kegiatan ini juga rutin dilakukan guna memperbaiki akhlak para tahanan Polres Pangkalpinang. Serta menyadarkan para tahanan agar tidak mengulangi kembali perbuatan yang dilakukan.
The post Tahanan Polres Pangkalpinang Diberikan Pembinaan dan Diberikan Kebebasan Melaksanakan Ibadah appeared first on DIVISI HUMAS POLRI.
