Warta Indonesia
No Result
View All Result
Senin, 16 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Ekbis

Sabtu Besok, Guru Besar IPB akan Memaparkan Sumber Daya Alternatif

Warta Indonesia
Kamis, 5 Agustus 2021
-- Ekbis
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pengembangan sumber daya alternatif menjadi fokus IPB University. Gagasan alternatif akan disampaikan tiga besar IPB dalam Sidang Terbuka Institut Pertanian Bogor  Sabtu (7/7). Prof Uju sebagai salah satu guru besar mempresentasikan sumber daya alternative rumput laut sebagai bahan baku etanol.  

Saat ini yang berkembang adalah etanol diproduksi dari sumber bahan pangan seperti jagung. Walaupun proses produksi bioetanol dari sumber bahan pangan lebih sederhana, tetapi ketersediaannya tidak akan mencukupi untuk produksi bahan bakar alternatif.Rumput laut beserta limbahnya menjadi berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber bahan produksi bioetanol. “Dibandingkan dengan sumber bahan dari tanaman darat, proses produksinya lebih murah karena input energi pada proses pre-treatment lebih rendah,” kata Dosen IPB University dari Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) itu.  

Sementara itu, pati dan tepung berpotensi menjadi bahan baku pengembangan kemasan ramah lingkungan. Pencampuran pati dengan plastik sintetik mampu meningkatkan biodegradabilitasnya plastik film tanpa kehilangan kekuatan fisik dan mekaniknya. Biofoam dari pati dan serat hasil samping industri menjadi substitusi styrofoam dalam industri kemasan. 

Penggunaan serat alami dari hasil samping industri sebagai fiber reinforcement mampu memperbaiki kinerja bioplastik yang dihasilkan, dan dapat diaplikasi sebagai kemasan ramah lingkungan.

Selain sebagai bahan baku kemasan, pati dan tepung juga sebagai pangan sumbef karbohidrat, Persoalannya, dalam proses pengolahannya, terdapat beberapa kelemahan seperti rendemen yang rendah, dan keamanan pangan seperti tingginya kandungan tanin, sianida dan afla toksin.

Ini yang menyebabkan menurunnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi tepung dan pati tersebut. 

“Penerapan rekayasa bioproses melalui penggunaan mikrob dan enzim dapat memperbaiki kinerja proses pengolahan (rendemen) dan meningkatkan kualitas (kehalusan dan dayacerna) tepung jagung dan tepung sorgum yang dihasilkan,” kata Prof.Dr.Ir. Titi Candra Sunarti, MSi

Penggunaan starter bakteri asam laktat akan menurunkan waktu proses dari 50 hari menjadi 15 hari, meningkatkan keamanan pangan karena menekan pertumbuhan bakteri patogen E.coli serta mengurangi penggunaan bahan kimia pengembang dalam pembuatan roti.  Penggunaan bakteri asam laktat dalam pembuatan tapioka asam ini telah mendapatkan penghargaan 107 Inovasi Indonesia tahun 2015. 

Selain Prof Uju dan Prof Titi, yang akan menyampaikan orasi ilmiah pada sidang terbuka tersebut Prof. Dr. Ir. Rd. Roro Dyah Perwitasari, M.Sc. Guru Besar Tetap Fakultas Matematika Dan IPA akan menyampaikan orasi ilmiah dengan judul

“Menerjemahkan Kajian Ilmiah Ke Dalam Aksi Konservasi: Pelajaran Dari Studi Satwa Primata Indonesia”

Tags: BisnisEkonomiIndonesiaNasionalNusantaraPress ReleaseSiaran PersWarta

Previous Post

Rayakan Marketplace Anniversary ke-3, JD.ID Gelar “JD.ID Sell3rbration!”

Next Post

Tinjau Vaksinasi Massal KSPSI di Sumedang, Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

BeritaTerkait

Ekbis

Daikin Gelar Designer Awards 2025

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Aqua Resmi Jadi Partner Hidrasi Taman Mini Indonesia Indah

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Mekari Talenta Dorong Perusahaan Manfaatkan Disrupsi untuk Pertumbuhan Bisnis

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

Sabtu, 29 November 2025
Load More
Next Post

Tinjau Vaksinasi Massal KSPSI di Sumedang, Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Cak Udin Instruksi Kader PKB Turun Melayani Jemaah

Silaturahim Perdana Ketua DPW PKB Aceh ke Sesepuh Partai di Subulussalam Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Populer

  • Review Spesifikasi HP Oppo, Menonjolkan Triple Camera Dan Layar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Drs. Ahmad Fauzi, dari Pesantren ke Parlemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keren! Bareskrim Kini Punya Aplikasi E-Manajeman Penyidikan (E-MP)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IMX 2024 Bakal Hadirkan Mobil dan Tamu Petrolhead Kelas Internasional, Keiichi Tsuchiya Sampai Liberty Walk Japan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist