Prihatin Kondisi Bayi Kembar Dempet, Kapolres Kobar Inisiasi Program Bantuan

Humas.polri.go.id – Polres Kobar – Kondisi bayi kembar dempet dada dan perut yang lahir pada Sabtu (4/1/2020) pukul 10.45 WIB di Rumah Sakit Imanuddin Pangkalan Bun cukup memprihatinkan.

Hal ini lantaran, ibu dari kedua bayi tersebut, Istikharoh (30) warga Natai Arahan yang tinggal di Jalan Iskandar, Kel. Madurejo, Pangkalan Bun, Kalteng pasca melahirkan, kini hidup sebatangkara dan hanya mendapat perhatian dari tetangga.

Kapolres Kobar AKBP E. Dharma B. Ginting menjelaskan kepada awak media, Senin (6/1/2020) pagi, bahwa kondisi pasien beserta bayi kembar siamnnya sangat memperihatinkan.

“Kami sangat perihatin terhadap kondisi si Ibu dan bayi kembarnya, karena orang tua dari Istikharah sudah tiada dan suami suami keduanya pun sudah meninggalkan dia begitu mengetahui kondisinya seperti ini,” ujar Kapolres.

Dharma Ginting menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit, dinas kesehatan dan BPJS untuk menghimpun dana bantuan guna membantu proses operasi pemisahan bayi kembar dempet yang rencananya akan dilaksanakan di Rumah Sakit Dr. Sutomo, Surabaya.

“Dan kepada masyarakat yang ingin memberikan bantuan dapat langsung berkoordinasi dengan pihak RS. Imanuddin, atau langsung transfer ke rekening BRI 1491-01-002835-53-8 a.n. Istiharoh,” terang Dharma.(dns/sam)

Exit mobile version