Warta Indonesia
No Result
View All Result
Senin, 8 Juni 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Ekbis

Galaxy S25 Raih Penghargaan Design for Recycling® dari ReMA 2025

Warta Indonesia
Kamis, 8 Mei 2025
-- Ekbis
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Penghargaan bergengsi ini menyoroti komitmen perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular dan mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan

Samsung Electronics Co., Ltd. mengumumkan bahwa Galaxy S25 telah meraih Design for Recycling®, penghargaan tertinggi atas kepemimpinan dalam desain produk berkelanjutan yang diberikan oleh Recycled Materials Association (ReMA), sebuah organisasi industri terkemuka yang mendedikasikan dirinya untuk memajukan daur ulang dan inovasi sirkular.

Penghargaan ini mengapresiasi upaya inovatif Samsung dalam memperluas penggunaan material daur ulang dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Galaxy S25 merupakan perangkat Galaxy pertama yang menggunakan kobalt daur ulang – material penting dalam baterai – yang diperoleh melalui sistem Circular Battery Supply Chain terbaru dari Samsung[1]. Sistem ini memulihkan kobalt yang telah terbuang selama proses manufaktur[2], kemudian membantu penggunaan kembali material berharga tersebut sehingga mengurangi ketergantungan pada kobalt hasil pertambangan baru.

“Samsung berkomitmen untuk menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh siklus hidup produk-produk kami, mulai dari proses desain, penggunaan, hingga pembuangan,” kata Daniel Araujo, VP and Head of the Sustainability Management Office, Mobile eXperience (MX) Business, Samsung Electronics. “Galaxy S25 menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami untuk memperkuat prinsip sirkularitas dalam produk dan operasional kami, yang menggabungkan inovasi mutakhir dan tanggung jawab terhadap planet ini. Kami akan terus memperluas upaya untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.”

“Samsung telah menunjukkan kepemimpinan sejati dengan menerapkan prinsip desain untuk daur ulang dalam setiap tahap pengembangan Galaxy S25,” kata Robin Wiener, President of the Recycled Materials Association (ReMA). “Penggunaan berbagai material daur ulang ini menunjukkan komitmen yang nyata untuk merancang produk sehari-hari dengan inovasi dan tanggung jawab lingkungan.”

Melanjutkan kemajuan dalam daur ulang baterai, Galaxy S25 menggunakan delapan jenis material daur ulang dalam komponennya[3], termasuk aluminium, beberapa unsur tanah seperti neodymium, dan baja. Kemudian, untuk pertama kalinya material daur ulang digunakan pada rangka armor aluminum[4] sehingga memastikan setiap komponen eksternal Galaxy S25 mengandung setidaknya satu material daur ulang. Selain itu, kotak kemasan seri Galaxy S25 juga terbuat dari 100% kertas daur ulang dan tanpa menggunakan plastik sekali pakai.

Samsung juga mendukung kemampuan perbaikan oleh pengguna melalui program Self-Repair[5], yang memberdayakan konsumen untuk memperpanjang masa pakai produk dan mengurangi limbah elektronik.

Seluruh inisiatif ini mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang dari Samsung, termasuk transisi ke 100 persen energi terbarukan untuk semua operasional DX global pada tahun 2027, serta mengintegrasikan setidaknya satu material daur ulang di setiap modul dari semua produk mobile pada 2030[6]. Upaya ini dilakukan dengan terus berinvestasi pada material ramah lingkungan yang inovatif tanpa mengorbankan kekuatan, estetika, maupun daya tahan.

Penganugerahan penghargaan ini akan dilakukan pada 14 Mei di ReMA Convention di San Diego, California.

[1] Menggunakan minimal 50% kobalt daur ulang untuk baterai – setidaknya 25% dari berat baterai Galaxy S25 merupakan kobalt dan 50% dari kobalt tersebut berasal dari bahan daur ulang.

[2] Ketersediaan dapat berbeda tergantung pasar.

[3] Persentase setiap bahan daur ulang berbeda-beda tergantung komponennya. Silakan kunjungi Situs Keberlanjutan Samsung untuk informasi lebih lanjut.

[4] Bingkai logam (bagian depan casing) Galaxy S25 mengandung minimal 20% aluminium daur ulang berdasarkan berat.

[5] Program Perbaikan Mandiri (Self-Repair) dari Samsung tersedia di pasar tertentu. Detail program Self-Repair, termasuk ketersediaan model, komponen, dan biaya kit, dapat berbeda-beda tergantung wilayah. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs Self-Repair di Samsung.com.

[6] Berdasarkan pengumuman Samsung dalam acara Galaxy Unpacked pada Januari 2024. Samsung mendefinisikan modul pada smartphone sebagai: Antena, Baterai, Kamera, Layar, Komponen Mekanis, Motor, PBA/FPCB, speaker, Modul Pengisi Daya Nirkabel, dan Kemasan.

Tags: BisnisIndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Punya Layar Besar hingga Kamera Profesional, OPPO Find N5 Siap Jadi Partner Cerdas untuk Make Your Moment dari Bisnis hingga Traveling!

Next Post

Tingkatkan Awereness Industri Halal,Kemenperin Terus Dorong Indonesia Menjadi Pemain Utama Global

BeritaTerkait

Ekbis

Daikin Gelar Designer Awards 2025

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Aqua Resmi Jadi Partner Hidrasi Taman Mini Indonesia Indah

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Mekari Talenta Dorong Perusahaan Manfaatkan Disrupsi untuk Pertumbuhan Bisnis

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

Sabtu, 29 November 2025
Load More
Next Post

Tingkatkan Awereness Industri Halal,Kemenperin Terus Dorong Indonesia Menjadi Pemain Utama Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Serap Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Amfoang, Wapres Tekankan Percepatan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT

Tinjau Sentra Industri Garam Rote Ndao, Wapres Dorong Percepatan Swasembada dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi

Terima GDN, Wapres Tekankan Peran Generasi Muda dalam Diplomasi Hijau

Jaga Persatuan Bangsa, Wapres Minta DPP PMN Perkuat Nilai Toleransi dan Moderasi

Populer

  • Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Siap Jadi Juru Damai Konflik PKB – PBNU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ke Indramayu, Wapres Resmikan Universitas Darul Ma’arif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personel Dit Reskrimsus Polda Jabar Laksanakan Kegiatan Capacity Building

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist