Warta Indonesia
No Result
View All Result
Kamis, 12 Maret 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri PPPA: Pembangunan Perempuan dan Anak, Potensi Capai Indonesia Emas 2045

Wartaindonesia.co.id
Selasa, 4 Februari 2025
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta (4/2) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi didampingi oleh Wakil Menteri (Wamen) PPPA, Veronica Tan menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Senin (3/2). Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA menyebutkan, Kemen PPPA mendapatkan mandat untuk mencapai beberapa target dan sasaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, khususnya pada Indonesia Emas (IE) ke-14 (Keluarga Berkualitas dan Kesetaraan Gender), Asta Cita ke-1 (Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia), dan Asta Cita ke-4 (Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia, Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda, dan Penyandang Disabilitas). 

“Pembangunan selama lima tahun ke depan membuka peluang besar untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Kita juga berpotensi menjadi salah satu dari lima besar kekuatan ekonomi dunia. Kuncinya ada pada kesungguhan kita dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, khususnya perempuan anak,” ujar Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA menyebutkan, terdapat beberapa isu aktual terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yaitu perbaikan pola makan melalui peningkatan ketahanan pangan keluarga; proses penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat; dan dampak anak yang mengalami kecanduan gawai dan akses media sosial yang tidak bijak.

“Dalam upaya merespon dan menyelesaikan isu-isu terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tersebut, Kemen PPPA meluncurkan tiga program prioritas dalam lima tahun ke depan, salah satunya adalah pengembangan Ruang Bersama Indonesia,” kata Menteri PPPA.

Rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI tersebut membahas dua agenda utama, yakni pelaksanaan program kerja dan anggaran serta isu-isu aktual. Menteri PPPA mengatakan, pihaknya melakukan efisiensi/penghematan sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. “Kami tentu berkomitmen menjalankan inpres tersebut untuk melakukan efisiensi belanja tahun anggaran 2025,” kata Menteri PPPA.

Selain itu, Menteri PPPA pun menyampaikan, Dana Alokasi Khusus Fisik Perlindungan Perempuan dan Anak (DAK Fisik PPA) Tahun 2025 sebesar Rp93.689.253.000 untuk 40 daerah penerima dalam upaya penyediaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA dan rumah perlindungan sementara (RPS) beserta sarana dan prasarananya bagi korban kekerasan, korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan perkawinan anak juga belum dapat dilaksanakan. Hal ini menunggu sampai dengan Peraturan Menteri Keuangan mengenai besaran Transfer ke Daerah yang dicadangkan ditetapkan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri meminta agar Kemen PPPA mengusulkan anggaran prioritas yang menjadi tugas pokok dan fungsinya, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk ditinjau kembali bersama Komisi VIII DPR RI. Selain itu, Abidin juga meminta Menteri PPPA dan Ketua KPAI untuk menindaklanjuti masukan pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI.

“Memprioritaskan program sosialisasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Keejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan; meningkatkan pelaksanaan program pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak; mendorong Kemen PPPA dan KPAI untuk bersinergi dengan K/L terkait dalam rangka pemberdayaan terhadap perempuan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak; mengintensifkan sosialiasi standar layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak sehingga meminimalisasikan terjadinya kekerasan; dan mendorong bersama Kemen PPPA dan KPAI untuk melakukan rapat gabungan dengan Komisi I DPR RI dan K/L terkait untuk melakukan pembahasan pembatasan akses anak terhadap internet dan media sosial,” tutup Abidin.

Tags: IndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Jalankan Instruksi Presiden, Menteri Bahlil Naikkan 375 Ribu Pengecer Jadi Sub Pangkalan LPG 3 Kg

Next Post

Mendukung Asta Cita Pemerintah, Perhutani Berpartisipasi Dalam Program Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian Untuk Penanaman Padi Lahan Kering dan MPTS

BeritaTerkait

Nasional

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Load More
Next Post

Mendukung Asta Cita Pemerintah, Perhutani Berpartisipasi Dalam Program Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian Untuk Penanaman Padi Lahan Kering dan MPTS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Kunjungi Pasar Badung Bali, Wapres Tinjau Stabilitas Harga dan Transaksi Pembayaran Non Tunai

PKB: NU Pilar Strategis Bangsa, Harus Tetap Kuat di Abad Kedua

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Populer

  • Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU 2022-2027

    Profil Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU Periode 2022-2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edukasi Masyarakat, Sat Polair Polres Kobar Sosialisasi Program Quick Wins

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Drs. Ahmad Fauzi, dari Pesantren ke Parlemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Spesifikasi HP Oppo, Menonjolkan Triple Camera Dan Layar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Simulasi Bencana Gempa di Posko Tagana Jakut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist