Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 20 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Katanya, Semakin Tua Semakin Susah Obat Diserap, Benarkah?

Warta Indonesia
Minggu, 15 September 2019
-- Kesehatan
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Agar efektif dalam mengatasi penyakit, obat harus diserap ke dalam tubuh, didistribusikan pada tempat yang diperlukan, diubah secara kimia di hati atau ginjal, kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine. Namun seiring bertambahnya usia, perubahan tubuh yang terjadi mengubah cara obat diserap dan diolah.  Kondisi inilah yang membuat Anda rentan mengalami efek samping obat seiring bertambahnya usia. Maka itu, terkadang pengobatan yang diterapkan pada lansia akan berbeda dengan orang yang masih muda.

Ternyata usia berdampak pada pengobatan

Proses penuaan secara alami mengubah fungsi sistem tubuh, termasuk dalam memproses obat-obatan yang dikonsumsi. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi cara tubuh merespons obat-obatan, termasuk jumlah obat yang dikonsumsi dan lama waktu obat bertahan di dalam tubuh. Di antaranya adalah massa otot, jumlah lemak tubuh, aktivitas hati, dan fungsi ginjal.

Dikutip dari Verywellhealth, berikut ini berbagai perubahan yang terjadi saat usia bertambah dan pengaruhnya terhadap konsumsi obat:

1. Peningkatan Persentase Lemak Tubuh

Terutama di bagian tulang dan otot. Peningkatan tetap terjadi meski berat badan tidak bertambah. Pada kondisi ini, obat yang larut lemak rentan terjebak di dalam sel-sel lemak tubuh dan tetap berada di sana untuk jangka panjang.

2. Penurunan Cairan Tubuh

Hal ini berdampak pada kurangnya kemampuan tubuh dalam melarutkan obat-obatan larut air. Akibatnya, beberapa obat akan terkonsentrasi di dalam tubuh dan meningkatkan risiko timbulnya efek samping.

3. Penurunan Fungsi Sistem Pencernaan

Kondisi ini berpengaruh pada kecepatan obat memasuki aliran darah. Jika gerakan perut melambat, obat akan lebih lama masuk ke usus sehingga menghambat proses penyerapan dan pemecahannya. Perubahan ini dapat menurunkan efektivitas obat yang dikonsumsi.

4. Penurunan Fungsi Hati

Pasalnya seiring usia bertambah, organ hati semakin kecil. Kondisi ini disertai dengan berkurangnya aliran darah ke hati, termasuk rendahnya bahan kimia di organ hati yang diperlukan untuk memecah obat. Dampaknya, obat menumpuk di organ hati dan menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan. Salah satunya kerusakan hati.

5. Penurunan Fungsi Ginjal

Kondisi ini menyebabkan ginjal kurang efektif dalam menghilangkan obat-obatan “sisa”. Penurunan ini biasanya terjadi ketika memasuki usia 40an. Akibatnya, obat tetap berada di dalam tubuh lebih lama dan meningkatkan risiko efek samping.

6. Penurunan Memori

Penurunan memori meningkatkan risiko seseorang lupa minum obat, termasuk mematuhi instruksi penggunaan obat dari dokter. Akibatnya, efektifitas pengobatan menjadi berkurang. Gangguan penglihatan dan pendengaran juga berpotensi menyebabkan kondisi serupa.

7. Berkurangnya Keluwesan Tubuh

Seiring bertambahnya usia, tubuh kehilangan keluwesannya. Itu mengapa lansia rentan mengalami radang sendi, cacat fisik, dan gangguan sistem saraf seperti parkinson. Kondisi ini menyulitkan para lansia untuk membuka botol, mengambil pil kecil, atau menggunakan obat-obatan dalam berbagai bentuk.

Mengetahui adanya pengaruh pertambahan usia pada penggunaan obat-obatan, penting bagi Anda untuk berbicara pada dokter sebelum menggunakan obat. Ini termasuk kondisi medis, riwayat konsumsi obat, dan masalah kesehatan yang sedang dialami. Tujuannya untuk menurunkan risiko efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi obat.

Tags: Gaya HidupHidup SehatKesehatanLifestyle

Previous Post

4 Tips Memilih Sabun untuk Orang dengan Kulit Alergi

Next Post

Makanan Berlemak Ternyata Tidak Selalu Membuat Gemuk, Ini Sebabnya

BeritaTerkait

Wabah cacar monyet/Net
Kesehatan

Waspada, Wabah Cacar Monyet Sudah Masuk ke Indonesia

Kamis, 4 Agustus 2022
Wabah cacar monyet/Net
Dunia

WHO Umumkan Wabah Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Sabtu, 23 Juli 2022
Tanaman Ganja/Net
Kesehatan

Wacana Legalisasi Ganja untuk Medis Bakal Dibahas DPR

Kamis, 21 Juli 2022
Kesehatan

Ombudsman Catat, Pemerintah Pernah Tutupi Penyebaran PMK di Indonesia

Kamis, 14 Juli 2022
Load More
Next Post

Makanan Berlemak Ternyata Tidak Selalu Membuat Gemuk, Ini Sebabnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Cak Udin Instruksi Kader PKB Turun Melayani Jemaah

Silaturahim Perdana Ketua DPW PKB Aceh ke Sesepuh Partai di Subulussalam Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Populer

  • Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 26 Maret 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Kepala SKK Migas, Menteri ESDM: Peningkatan Lifting Migas adalah Tugas Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Jitu Govinda Rumi Bikin Konten Traveling Pakai Galaxy S25 Ultra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas Kesehatan Terima Bantuan 12 Unit GeNose dari Baznas Bazis DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Uji Klinis Tahap Ketiga Bakal Vaksin Covid-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist