Warta Indonesia
No Result
View All Result
Senin, 9 Maret 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Izin ACT Dicabut Kemensos, Begini Respon Baznas

Azhar Ferdian
Jumat, 15 Juli 2022
-- Nasional
ACT/Net

ACT/Net

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WARTA INDONESIA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nadratuzzaman Hosen menilai langkah Kementerian Sosial (Kemensos) mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Aksi Cepat Tanggap (ACT) demi hilangkan kegaduhan.

“Saya merespons apa yang dilakukan oleh Kemensos melalui Pak Muhadjir itu mungkin cara mereka untuk menghilangkan kegaduhan,” kata Nadratuzzaman kepada wartawan di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (14/7).

Nadratuzzaman mengatakan pencabutan izin itu sebagai langkah preventif pemerintah terhadap ACT. Agar dana masyarakat yang kini masih berada di tangan ACT bisa dibekukan sementara agar dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai informasi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir transaksi 60 rekening atas nama Yayasan ACT usai izin dicabut.

“Mencabut izin ini cara menyelesaikan masalah. Kalau tidak diambil [langkah] oleh Kemensos akan merembet ke mana-mana nanti,” ungkapnya.

Di sisi lain, Nadratuzzaman menegaskan bahwa ACT bukanlah lembaga amil zakat (LAZ), melainkan lembaga filantropi kemanusiaan. Sehingga tak ada urusannya dengan Baznas.

Karena itu, Nadraruzzaman meminta agar dugaan penyelewengan dana yang dilakukan ACT tak ditarik jadi isu politis. Ia juga menilai temuan dugaan penyelewengan dana ACT yang ramai dikabarkan belakangan ini bukan pengalihan isu.

“Oleh karena itu jangan dibawa isu ini ke isu politik, apalagi membawa-bawa ke isu Islamisasi. Itu yang kita tak harapkan,” kata dia.

Di sisi lain, Nadraruzzaman berharap Kemensos dan Kemenag dapat bersinergi menyelesaikan persoalan yang menimpa ACT saat ini. Pasalnya, persoalan yang membelit ACT saat ini menyangkut lingkup pengumpulan dana masyarakat.

“Karena dana keagamaan juga menyentuh kemanusiaan. Batas-batasnya, definisi, perbedaan di mana harus dibuat clear,” kata dia.

“Dan begitu juga UU Zakat juga harus clear juga. Zakat jelas. Tapi kalau infak dan sedekah bisa diambil juga nggak oleh Kemensos? Karena kalau Kemensos itu hanya ambil hibah saja. Sedekah infak itu keagamaan juga. Hibah itu seperti hadiah. Sebenarnya beririsan kuat antara UU tentang Zakat dan UU yang ada di Kemensos,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, ACT menjadi perbincangan usai dilaporkan dalam investigasi Majalah Tempo. Sejumlah petinggi ACT diduga menyelewengkan dana donasi.

Salah satu yang dilanggar ACT diduga terkait penggunaan donasi untuk operasional. Pihak ACT telah mengakui mengambil sekitar 13,7 persen dari donasi untuk operasional.

Hal itu tak sesuai ketentuan yang diatur Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan yang menyatakan bahwa sumbangan dari publik yang boleh diambil maksimal 10 persen.(red)

Tags: ACTBaznasKementerian Sosial

Previous Post

Mahfud MD Dukung Langkah Komnas HAM Usut Kasus Penembakan Brigadir J

Next Post

Temuan Bawaslu: KPU Belum Perbaharui Data Anggota Polri, TNI dan Penghuni Lapas

BeritaTerkait

Nasional

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Nasional

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Load More
Next Post
Ilustrasi/Net

Temuan Bawaslu: KPU Belum Perbaharui Data Anggota Polri, TNI dan Penghuni Lapas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Kunjungi Pasar Badung Bali, Wapres Tinjau Stabilitas Harga dan Transaksi Pembayaran Non Tunai

PKB: NU Pilar Strategis Bangsa, Harus Tetap Kuat di Abad Kedua

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Populer

  • Hari Kedua di Kaltara, Presiden akan Groundbreaking PLTA Mentarang Induk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapat Nomor Urut 1, Enos-Yudha Ajak Seluruh Pihak Bersatu Majukan OKU Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 28 April 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TelkomGroup Pastikan Kenyamanan Digital Pelanggan di Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Giat Patroli Rutin Sat Polair Polres Karawang Polda Jabar ke Perairan Pasir Putih, Tengkolak Dan Muara Cilamaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist