Warta Indonesia
No Result
View All Result
Senin, 23 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Hadiri Pra-KTT Pemimpin Perempuan ASEAN, Menteri PPPA: Ekonomi Perawatan Penting bagi Ketahanan Masyarakat

Wartaindonesia.co.id
Kamis, 22 Agustus 2024
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Vientiane (22/8) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga sebagai Ketua Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Ministerial Meeting on Women (AMMW) membuka Pra-Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Perempuan ASEAN ke-3/3rd ASEAN Women Leaders’ Pre-Summit yang mengangkat tema “Merefleksikan Ekonomi Perawatan dan Ketahanan di ASEAN” di Vientiane Laos. Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA mengatakan ekonomi perawatan memegang peranan penting dalam perekonomian dan ketahanan masyarakat.

“Ekonomi perawatan mencakup semua bentuk pekerjaan perawatan, baik yang dibayar maupun tidak, yang mendukung kesejahteraan individu dan masyarakat. Ekonomi perawatan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan sosial-ekonomi di ASEAN. Oleh karena itu, kita harus memprioritaskan kebijakan yang mengakui dan mendukung sektor penting ini,” ujar Menteri PPPA.

Menurut Menteri PPPA, di tingkat regional, ASEAN telah mengambil langkah signifikan untuk mempromosikan ekonomi perawatan dan ketahanan. Salah satunya dengan penyusunan Kerangka Pemulihan Komprehensif ASEAN/The ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) yang menekankan pentingnya perlindungan sosial, perawatan kesehatan, dan dukungan bagi kelompok rentan. Selain itu, AMMW juga terus mengadvokasi kebijakan yang meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan dan memastikan partisipasi aktif perempuan dalam semua aspek masyarakat.

Lebih lanjut, dalam forum tersebut Menteri PPPA menyebutkan 3 (tiga) hal penting yang perlu dilakukan oleh negara-negara anggota ASEAN dalam memperkuat ekonomi perawatan dan ketahanan di ASEAN. Pertama, pemerintah perlu membangun layanan perawatan berkualitas dan layanan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, dan inklusif. Hal ini dapat meringankan beban pekerjaan perawatan yang tidak dibayar sehingga memungkinkan lebih banyak perempuan yang dapat bergabung dalam angkatan kerja. 

Menteri PPPA juga juga mendorong kebijakan yang menyediakan perlindungan sosial, kondisi kerja yang layak, dan upah yang adil bagi pekerja perawatan. “Kita harus mempromosikan tanggung jawab bersama antara laki-laki dan perempuan untuk memastikan distribusi perawatan yang adil,” kata Menteri PPPA. 

Lebih lanjut, Menteri PPPA menggarisbawahi pentingnya memperkuat kerja sama regional dan berbagi praktik baik di antara negara anggota ASEAN untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan ekonomi perawatan yang efektif serta membangun wilayah yang tangguh dan inklusif dengan memprioritaskan kesejahteraan semua warga negara.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen seluruh perwakilan negara terhadap tujuan penting ini. Saya menantikan pandangan dan rekomendasi yang akan muncul dari diskusi kita hari ini. Bersama-sama, kita dapat membangun ASEAN yang lebih kuat, tangguh, dan inklusif,” tutup Menteri PPPA.

Vice President Lao Women’s Union, Thamma Petvixay mengatakan Pra-KTT Pemimpin Perempuan ASEAN hari kedua terdiri atas 5 (lima) sesi, setelah hari sebelumnya telah menyelesaikan 4 (empat) sesi panel diskusi. Kelima sesi tersebut membahas mengenai tantangan, peluang, dan prioritas terkait kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam Visi Komunitas ASEAN pasca-2025; berbagi praktik baik dalam koordinasi respons kekerasan berbasis gender, baik dari sisi perlindungan, layanan sosial, jalur rujukan, dan respons sistem kesehatan; pencegahan kekerasan terhadap perempuan di ASEAN; peluncuran Pedoman Regional ASEAN tentang Pengembangan Standar Operasional Prosedur Nasional terkait koordinasi dalam merespon kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, termasuk kelompok marginal; dan upaya membangun kemitraan strategis untuk ekonomi perawatan yang inklusif dalam konteks ketahanan di kawasan ASEAN.

Tags: IndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Hadiri Sosialisasi Antinarkoba, Ibu Iriana Ingatkan Generasi Muda Pahami Bahaya Narkotika

Next Post

Ibu Iriana dan Ibu Wury Berikan Semangat Kepada Peserta Sosialisasi Hortikultura di Makassar

BeritaTerkait

Nasional

Kunjungi Pasar Badung Bali, Wapres Tinjau Stabilitas Harga dan Transaksi Pembayaran Non Tunai

Jumat, 13 Februari 2026
Nasional

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

Jumat, 6 Februari 2026
Nasional

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Load More
Next Post

Ibu Iriana dan Ibu Wury Berikan Semangat Kepada Peserta Sosialisasi Hortikultura di Makassar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

PKB: NU Pilar Strategis Bangsa, Harus Tetap Kuat di Abad Kedua

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Cak Udin Instruksi Kader PKB Turun Melayani Jemaah

Silaturahim Perdana Ketua DPW PKB Aceh ke Sesepuh Partai di Subulussalam Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

Pesantren Bukan Sekadar Ngaji, Menko Muhaimin: Santri Harus Kaya dan Mandiri

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Chusnunia : Berdayakan Peternak Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Populer

  • Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 26 Maret 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menperin: Kompetisi Olahraga Optimalkan Penggunaan Produk Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Covid-19 Melonjak Drastis, Gus Muhaimin Minta Keselamatan Nyawa Diutamakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Kepala SKK Migas, Menteri ESDM: Peningkatan Lifting Migas adalah Tugas Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Jitu Govinda Rumi Bikin Konten Traveling Pakai Galaxy S25 Ultra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist