Warta Indonesia
No Result
View All Result
Senin, 2 Februari 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Ekbis

Atasi Kekeringan dan Dorong Ketahanan Pangan di Sulbar, Brantas Abipraya Bangun Bendungan Budong-Budong

Warta Indonesia
Jumat, 4 Juli 2025
-- Ekbis
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta, 4 Juli 2025  – Menghadapi ancaman kekeringan yang diprediksi kian meningkat di Sulawesi, PT Brantas Abipraya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrakstruktur sumber daya air sebagai upaya preventif. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Budong-Budong di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Pembangunan bendungan ini juga merupakan wujud peranan aktif BUMN konstruksi ini dalam menyukseskan Program Asta Cita, dengan mendorong ketahanan pangan.

“Di tengah kondisi iklim yang makin tidak menentu, keberadaan Bendungan Budong-Budong akan memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar. Bukan hanya sebagai penampung air, tetapi juga sebagai penyelamat ketahanan pangan dan penjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat lokal,” ungkap Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Bendungan Budong-Budong mulai dibangun pada tahun 2020   dan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Proyek ini dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan air dan pangan di kawasan timur Indonesia, khususnya di wilayah yang selama ini sangat bergantung pada curah hujan musiman.

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 65,18 juta meter kubik dan akan mengairi lahan pertanian seluas 3.577 hektare. Tak hanya itu, bendungan ini juga menyediakan pasokan air baku hingga 410 liter per detik, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum, dan sektor industri di kawasan sekitar Mamuju Tengah. “Ini adalah bentuk kontribusi nyata Brantas Abipraya dalam menjawab tantangan kekeringan dan perubahan iklim. Dengan suplai air yang stabil, masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada musim hujan,” tambah Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Manfaat bendungan ini tidak hanya terbatas pada pengairan dan air baku. Bendungan Budong-Budong juga berperan penting dalam pengendalian banjir di wilayah-wilayah rawan seperti Topoyo, Karossa, dan Budong-Budong sendiri. Dengan fungsi reduksi debit banjir hingga 60 persen, proyek ini diyakini akan melindungi kawasan pemukiman dan lahan pertanian dari risiko bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi setiap tahun.

Lebih lanjut, bendungan ini juga didesain multifungsi dengan potensi energi terbarukan. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) dengan kapasitas 0,6 megawatt (MW) dibangun sebagai bagian dari sistem bendungan, yang diharapkan dapat menambah pasokan energi bersih di wilayah tersebut. Hal ini sejalan dengan agenda transisi energi nasional menuju sumber daya yang lebih ramah lingkungan.

Di luar fungsi teknisnya, proyek ini juga membuka peluang pengembangan ekonomi lokal. Kawasan sekitar bendungan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air dan ekowisata. Pemerintah daerah bersama masyarakat tengah menggagas pemanfaatan area sekitar bendungan untuk sektor pariwisata berbasis komunitas, yang dapat memberdayakan pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor informal lainnya.

Dengan selesainya pembangunan Bendungan Budong-Budong, Brantas Abipraya sekali lagi menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dasar yang menyokong ketahanan nasional. Ke depan, bendungan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi terhadap ancaman kekeringan, tetapi juga pemicu pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Sulawesi Barat dan sekitarnya.

“Setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat jangka panjang, bukan hanya dalam hal teknis tapi juga sosial dan ekonomi. Bendungan Budong-Budong adalah simbol kolaborasi dan masa depan berkelanjutan untuk Sulawesi Barat,” tutup Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Related Posts:

  • Brantas-Abipraya-Bangun-Bendungan-Jragung-Suplai-Kebutuhan-Air-Tiga-Daerah-di-Semarang

    Brantas Abipraya Bangun Bendungan Jragung, Suplai…

  • AllReleaseID – Dukung Irigasi di Trenggalek, Brantas Abipraya Bangun Bendungan Bagong

    Dukung Irigasi di Trenggalek, Brantas Abipraya…

  • AllReleaseID – Bangun Bendungan Cijurey, Brantas Abipraya Siapkan Penangkal Banjir di Karawang

    Bangun Bendungan Cijurey, Brantas Abipraya Siapkan…

Tags: BisnisIndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

PERURI Kenalkan Peran GovTech Indonesia Kepada CPNS Kementerian PANRB

Next Post

Pastikan Geliat Ekonomi Bali Terjaga, Wapres Tinjau Pasar Dauh Pala Tabanan

BeritaTerkait

Ekbis

Daikin Gelar Designer Awards 2025

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Aqua Resmi Jadi Partner Hidrasi Taman Mini Indonesia Indah

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Mekari Talenta Dorong Perusahaan Manfaatkan Disrupsi untuk Pertumbuhan Bisnis

Sabtu, 29 November 2025
Ekbis

Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

Sabtu, 29 November 2025
Load More
Next Post

Pastikan Geliat Ekonomi Bali Terjaga, Wapres Tinjau Pasar Dauh Pala Tabanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Pastikan Pendidikan Menjangkau Anak Kurang Mampu, Wapres Tinjau SRMA 41 Biak

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Ditargetkan Rampung Januari 2026, Wapres Tinjau Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN

Tinjau Kawasan Olahraga dan RTH IKN, Wapres Dorong Ruang Publik Hijau Berkelanjutan

Populer

  • Pegawai UIN Jakarta Ada yang Positif Covid-19, Diduga Kampus Tidak Terapkan Protokol Kesehatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawasan Jalan Bougenville Didisinfeksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendidikan Guru Penggerak, Berdampak Langsung Bagi Terwujudnya Profil Pelajar Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarang Tawon Berhasil Dievakuasi dari Halaman Rumah Warga di Pulau Untung Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Jokowi Buka dan Hadiri Nusantara TNI Fun Run di IKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist