Warta Indonesia
No Result
View All Result
Selasa, 7 April 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Perluas Akses Pendidikan, Wapres Minta Moratorium Pembukaan Program Studi Perguruan Tinggi Ditinjau Ulang

Wartaindonesia.co.id
Rabu, 16 Oktober 2024
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Indramayu, – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk meninjau ulang kebijakan moratorium pembukaan program studi (prodi) di perguruan tinggi. Hal ini disampaikan Wapres saat meresmikan Universitas Darul Ma’arif (UDM) di Jl. Raya Kaplongan, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar), Rabu (16/10/2024). Menurutnya, masyarakat harus diberikan kesempatan yang lebih luas dalam mengakses pendidikan tinggi, terutama pada prodi yang dibutuhkan.

“Kalau ada prodi-prodi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, saya berharap bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak melakukan moratorium, supaya dibuka, supaya semua memperoleh kesempatan yang sama, sehingga tidak ada lagi yang terhalang, terkendala,” pintanya.

Jangan sampai, tutur Wapres, aturan moratorium yang tengah diberlakukan justru menghambat akses masyarakat terhadap program-program studi yang relevan dan memiliki peluang manfaat yang besar di era sekarang ini.

“Kalau bahasa pesantrennya jangan ada yang terhijab, oleh karena aturan-aturan menjadi hijab, sehingga orang tidak bisa memperoleh sesuatu yang sebenarnya akan memberikan manfaat yang banyak kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh pada kesempatan ini, Wapres juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci untuk mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang dapat memakmurkan bumi. Selain itu, ia juga menyoroti peran pesantren yang kini tidak hanya menjadi lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang ekonomi.

“Pesantren sekarang juga berfungsi bukan hanya sebagai tempat pendidikan, bahkan pesantren itu difungsikan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang ekonomi,” ujarnya.

Wapres menegaskan, pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk prodi ekonomi syariah, sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian pesantren dan sektor ekonomi berbasis syariah sebagai bagian dari jihad ekonomi.

“Jihad ekonomi itu jihad besar sebagaimana Syekh Nawawi Albantani mengatakan, mencari rizki dengan tetap menegakkan hak-hak Allah tanpa lalai, itu bukan tanda buta mata hatinya, tetapi itu adalah jihadul akbar [jihad besar],” tuturnya.

Terakhir, Wapres berpesan, Universitas Darul Ma’arif agar menjadi salah satu lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi berilmu dan beriman, yang tidak hanya menguasai pengetahuan agama, tetapi juga ilmu umum yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga hadirnya Universitas Darul Ma’arif dapat menjadi sumber kebaikan, keberkahan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat khususnya Indramayu,” pungkasnya.

Sebelumnya, masalah moratorium pembukaan prodi ini dikeluhkan oleh Ketua Pembina Yayasan Darul Ma’arif, Dedi Wahidi saat menyampaikan laporan pada acara ini. Dedi pun menyebutkan bahwa kuliah pada prodi yang tidak diminati dapat menyebabkan mahasiswa menjadi frustasi. Untuk itu, ia meminta agar moratorium pembukaan prodi yang banyak diminati mahasiswa dibuka kembali.

“Selanjutnya, moratorium perguruan tinggi dan prodi-prodi unggulan yang banyak diminati mahasiswa perlu segera dicabut, agar tidak menghambat laju percepatan upaya mencerdaskan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pada saat yang sama, perguruan tinggi yang sudah tidak ada aktivitasnya mohon segera ditertibkan,” pintanya.

Saat memberikan keterangan pers kepada awak media sesuai acara, Dedi menjelaskan bahwa banyak prodi unggulan yang saat ini dimoratorium seperti ekonomi, hukum, dan sosial politik.

“Pokoknya yang diminati oleh banyak calon mahasiswa itu masih dimoratorium. Mohon ditulis, supaya segera ditinjau kembali untuk melakukan percepatan pertumbuhan kualitas bangsa Indonesia ini,” ujarnya.

Hadir pada acara ini, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pjs. Bupati Indramayu Dedi Taufik, Rektor Universitas Darul Ma’arif Tobroni, Pejabat Perwakilan Kementerian Agama, Pejabat Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pengurus Yayasan Darul Ma’arif, serta segenap Sivitas Akademika Universitas Darul Ma’arif.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Muhammad Imam Aziz. (EP-BPMI, Setwapres)

Tags: BeritaIndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalNewsPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma’ruf AminWarta

Previous Post

Dukungan OPPO untuk Garuda Muda Berlanjut di Nobar Kualifikasi Piala Dunia di OPPO Gallery Gandaria City

Next Post

Jelang Purna Tugas, Wapres Terima Penghormatan Water Salute TNI AU

BeritaTerkait

Nasional

Perkuat Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kupang, Wapres Kunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus

Senin, 6 April 2026
Nasional

Tinjau SD Inpres Kaniti Pascarenovasi, Wapres Tekankan Kualitas Pembelajaran dan Dukungan bagi Tenaga Pendidik

Senin, 6 April 2026
Nasional

Tinjau NTT Mart, Wapres Dorong Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Lokal

Senin, 6 April 2026
Nasional

Dari Kupang, Wapres Ajak Masyarakat Rawat Toleransi dan Persatuan

Senin, 6 April 2026
Load More
Next Post

Jelang Purna Tugas, Wapres Terima Penghormatan Water Salute TNI AU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Tinjau SD Inpres Kaniti Pascarenovasi, Wapres Tekankan Kualitas Pembelajaran dan Dukungan bagi Tenaga Pendidik

Tinjau NTT Mart, Wapres Dorong Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Lokal

Dari Kupang, Wapres Ajak Masyarakat Rawat Toleransi dan Persatuan

Lepas Pawai Paskah Akbar 2026, Wapres Dorong NTT Jadi Destinasi Wisata Rohani Unggulan

Dorong Digitalisasi Pembelajaran Interaktif, Wapres Lepas Pejuang Digital ke Wilayah 3T

Silaturahmi Pascaidulfitri, Wapres Gibran Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres

UIN Jakarta Peringkat 29 Dunia pada Bidang Theology, Divinity & Religious Studies versi QS 2026

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Populer

  • Presiden Jokowi Ikuti KTT Luar Biasa G20 dari Istana Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP Jaksel Tindak 77 Tempat Usaha Pelanggar PSBB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yasin Senang Rumahnya Selesai Direhab Baznaz Bazis Jaktim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MMKSI Dorong Inovasi Melalui Diler Baru Srikandi Diamond Motors di PIK 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist