Warta Indonesia
No Result
View All Result
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Jabodetabek

Perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya Rawamangun Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Warta Indonesia
Sabtu, 13 Maret 2021
-- Jabodetabek
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1943 di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (13/3), digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Panita pelaksana membatasi umat yang hadir maksimal hanya 50 orang ”

Panita pelaksana membatasi umat yang hadir maksimal hanya 50 orang. Saat sebelum pandemi COVID-19, biasanya umat yang hadir bisa mencapai 1.000 orang lebih di pura tersebut.

Selain itu, sebelum melakukan ritual ibadah, umat yang hadir diperiksa suhu tubuhnya dan wajib mengenakan masker serta mencuci tangan di westafel yang tersedia. Kemudian di tempat ibadah, mereka wajib menjaga jarak satu sama lain.

Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 DKI Jakarta, Ida Bagus Jayapati mengatakan, yang hadir di pura hanya unsur perwakilan pengurus wilayah, perwakilan tokoh agama, tokoh umat dan ketua majelis.

“Umat kami imbau melakukan doa dan sembahyang di rumah masing-masing,” kata Bagus.

Menurutnya, kegiatan perayaan Nyepi ini dimulai dari pukul 09.00 hingga 12.30. Sedangkan untuk sore hingga malam hari, tidak ada kegiatan sembahyang lagi di pura ini.

Ida memaparkan, ada empat tahapan yang dilakukan dalam perayaan Nyepi di pura ini. Diawali dengan upacara Melasti, yakni menghanyutkan kekotoran alam menggunakan air kehidupan di laut. Karena laut merupakan simbol air kehidupan (tirtha amertha).

Kedua, Tawur Agung Kesanga. Merupakan upacara butha yadnya. Dimana secara simbolis ritual penyucian alam semesta yang dilakukan sehari sebelum catur brata penyepian atau hari suci Nyepi.

Ketiga, Nyepi atau Catur Brata Penyepian. Dimana umat Hindu melakukan empat pantangan, mulai Minggu (14/3) hingga Senin (15/3). Yakni Amati Geni (tidak menyalakan api atau tidak mengobarkan hawa nafsu), Amati Karya (tidak bekerja atau aktivitas fisik), Amati Lelungan (tidak bepergian).

Tahap ritual terakhir yaitu Ngembak Geni, umat melakukan simakrama, silaturahmi, saling memaafkan antar keluarga, umat dan masyarakat lingkungan.

(bj/wi


Previous Post

13 Unit Pemadam Atasi Kebakaran 25 Rumah di Kwitang

Next Post

Asyik… 28 Ruang Terbuka Hijau Sudah Dibuka untuk Umum

BeritaTerkait

Jabodetabek

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026
Jabodetabek

UIN Jakarta Sukses Juarai Debat Nasional yang Diselenggarakan Bawaslu RI

Minggu, 30 November 2025
Jabodetabek

Kuasa Hukum UIN Jakarta Bantah Tuduhan Penyerobotan Gedung Madrasah Pembangunan

Jumat, 28 November 2025
Jabodetabek

Menag Nasaruddin Umar Disambut Meriah di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta: Dari Gema Sholawat hingga Dialog Hangat dengan Siswa

Kamis, 27 November 2025
Load More
Next Post

Asyik... 28 Ruang Terbuka Hijau Sudah Dibuka untuk Umum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Kunjungi Pasar Badung Bali, Wapres Tinjau Stabilitas Harga dan Transaksi Pembayaran Non Tunai

PKB: NU Pilar Strategis Bangsa, Harus Tetap Kuat di Abad Kedua

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Populer

  • Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU 2022-2027

    Profil Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU Periode 2022-2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Drs. Ahmad Fauzi, dari Pesantren ke Parlemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edukasi Masyarakat, Sat Polair Polres Kobar Sosialisasi Program Quick Wins

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Jelaskan Peran Kedua Tersangka Peretas Situs PN Jakpus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Warga Terpapar COVID-19 di Pulau Lancang Didisinfeksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist