Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 13 Maret 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Politik

Turbulensi Politik 2024 Bisa Ganggu Kinerja Kabinet

Warta Indonesia
Kamis, 13 Februari 2020
-- Politik
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta – Kritik terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang kinerjanya dianggap mengantongi rapor kurang baik lebih disebabkan adanya turbulensi politik pada Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut patut diwaspadai. Akibatnya apa, hal tersebut memengaruhi opini atau persepsi publik atas penilaian kinerja pemerintahan. Padahal masih banyak parameter lain yang bisa digunakan untuk memberikan penilaian.

“Kinerja 100 hari lebih pada konsolidasi dan pelontaran jargon-jargon yang menarik bagi media,” kata Karyono Wibomi, peneliti senior Indonesian Publik Institute (IPI) saat memaparkan pendapatnya di FGD yang digelar Master C19, bertajuk “Mendorong Efektivitas Kinerja Kabinet Indonesia Baru,” Selasa (11/2). “

Di Indonesia, lanjut dia, kinerja 100 hari sudah menjadi tradisi yang dinilai masyarakat. Sementara itu Jokowi sebagai presiden tidak pernah menargetkan 100 hari kerja. Bisa jadi karena ini periode kedua kepemimpinannya. Akibat persepsi publik tadi, maka ada permintaan untuk mengganti sejumlah menteri. Meskipun komposisi kabinet sekarang cukup proporsional, 50:50 antara partai dan kalangan profesional.

“Namun tetap ada baju profesional, tetapi arahan partai politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, belum ada kesamaan platform “cetak biru” antara presiden dan wakil presiden. Cetak biru ini penting, karena akan dijelaskan sedetail-detailnya ke semua menteri. Hal ini untuk menghindari adanya program kerja yang tidak sejalan dengan visi presiden.

“Ketegasan presiden diperlukan untuk mengevaluasi menteri, ganti saja bila tidak sanggup mengikuti arahan. Ketegasan tersebut juga untuk meminimalisir turbulensi politik 2024,” tegasnya.

Maraknya jargon-jargon dari para menteri menyebabkan kegaduhan, sehingga permasalahan yang dirasakan masyarakat kurang terekspos. Capaian yang dilakukan pemerintah harus tersosialisasi dengan baik, sehingga penilaian pembangunan lebih adil.

“Pemerintah harus berpihak pada masyarakat bawah yang jauh dari pusat pemerintahan. Bagi saya, kinerja 100 hari pengantar dan belum bisa dinilai penuh,” kata Broto Wardoyo, Analis Politik Universitas Indonesia (UI).

“Jadi bagi saya yang terpenting adalah penguatan birokrasi yang dilakukan secara ketat dan termonitor dengan baik,” katanya lagi. (Lu)

Tags: Berita IndonesiaIndonesiaIndonesia NewsKabar IndonesiaNasionalPemerintahanWartaWarta Indonesia

Previous Post

Pemerintah Perlu Gagas Narasi Besar Kebangsaan

Next Post

Presiden Bertolak Menuju Provinsi DIY

BeritaTerkait

Politik

PKB: NU Pilar Strategis Bangsa, Harus Tetap Kuat di Abad Kedua

Sabtu, 7 Februari 2026
Politik

Komisi XI DPR RI Dukung Pelanggaran di Pasar Modal Ditindak Tegas

Sabtu, 7 Februari 2026
Politik

Kapal Karam 4 Orang Hilang, Komisi V Minta Basarnas Gerak Cepat

Jumat, 6 Februari 2026
Ahmad Fauzi dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Kantor Jalan Tol PT Marga Trans Nusa (MTN) di Kota Tangerang Selatan
Politik

Ahmad Fauzi: Jangan Korbankan Keselamatan Pengguna Jalan Tol Kunciran–Serpong

Jumat, 28 November 2025
Load More
Next Post

Presiden Bertolak Menuju Provinsi DIY

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Rismon Akui Keaslian Ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wapres Gibran

Hangatnya Silaturahmi Wapres Gibran dengan Habib Jindan di Yayasan Al-Fachriyah

Jelang Lebaran, Wapres Silaturahmi ke Habib Ali Alhabsyi dan Sapa Warga Kwitang

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Safari Ramadan di Pesantren Al Hamid di Cilangkap, Wapres Dorong Transformasi Pesantren Jadi Pusat Ekonomi dan Inovasi

Populer

  • Profil Drs. Ahmad Fauzi, dari Pesantren ke Parlemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU Periode 2022-2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Spesifikasi HP Oppo, Menonjolkan Triple Camera Dan Layar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edukasi Masyarakat, Sat Polair Polres Kobar Sosialisasi Program Quick Wins

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Babak Baru Pilkada Tangsel, Golkar Retak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.co.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist