4.091 Nakes di Jakut Sudah Divaksin COVID-19 Dosis Kedua

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Utara terus mempercepat program vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes).

” Nakes ditunda untuk divaksinasi karena ada yang dalam kondisi antara
lain hamil, hipertensi, ISPA, diabetes, ataupun sedang menjalani
pengobatan Tuberkulosis (TB),”

Kepala Sudinkes Jakarta Utara, Yudi Dimyati menuturkan, dari data sementara menyebutkan sebanyak 4.091 nakes sudah divaksin COVID-19 dosis kedua.

“Jumlahnya tentu masih akan terus bertambah karena program ini masih berjalan,” ujar Yudi, Sabtu (6/2).

Sedangkan nakes yang baru mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama jumlahnya mencapai 8.821.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan tenaga kesehatan ditunda mendapatkan vaksinasi atau batal mendapatkan vaksinasi.

“Nakes ditunda untuk divaksinasi karena ada yang dalam kondisi antara lain hamil, hipertensi, ISPA, diabetes, ataupun sedang menjalani pengobatan Tuberkulosis (TB). Sementara nakes yang tidak diberikan vaksinasi antara lain ada yang penyintas COVID-19, menderita kanker, penyakit komorbid (stroke, jantung, ginjal, paru-paru, dan sakit organ dalam lainnya), ataupun mengalami penyakit imunitas (alergi, autoimun, dan lain-lain),” jelasnya.

Pihaknya berharap proses vaksinasi COVID-19 dapat berjalan lancar.

(bj/wi

Exit mobile version